Banda Aceh, Seputar Aceh- Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, menyesalkan penembakan yang menimpa Kepala Palang Merah Jerman dr. Erhard Bauer, Kamis (05/11), kemarin.  Ia menyebutkan, hal tersebut merupakan perbuatan pihak yang tidak senang dengan perdamaian Aceh.

“Saya tak habis pikir, kenapa masih ada orang yang tak sejalan pemikiran dengan kita yang ingin merusak perdamaian Aceh,” ungkap Irwandi kepada sejumlah wartawan, Jumat (06/11), di Banda Aceh.

Irwandi menyebutkan, penembakan yang meninpa Erhard Bauer tersebut, merupakan suatu nuansa yang dibangun untuk mengusir orang asing di Aceh. Sampai saat ini, Irwandi mengaku belum mendapat informasi tentang motif penembakan tersebut. Namun ia memperkirakan, hal tersebut hanya semacam percobaan pembunuhan secara simbolis.

“Tujuannya bukan ingin membunuh dia, tapi ingin merusak suasana damai Aceh,”

Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut. Pemerintah Aceh menjamin keamanan bagi setiap warga asing yang berada di Aceh. Ia meminta kepada seluruh warga asing yang saat ini berada di Aceh, agar tetap tinggal di Aeh tanpa rasa takut.

“Kita akan jamin keselamatan setiap warga negara asing yang berada di Aceh,” tegas Irwandi.

Bauer ditembak saat mengendarai mobil resmi Palang Merah Jerman yang melintasi Jalan Sukarno-Hatta, bersama tiga staf lokal. Tiga peluru menembus mobil Toyota Land Cruiser warna putih.

Peluru menembus kaca depan dan samping kiri mobil. Ceceran darah terlihat di jok kiri mobil. Kini, mobil itu telah diamankan pihak Kepolisian Kota Besar Banda Aceh.[sa-jmg]

KOMENTAR