Banda Aceh, Seputar Aceh – Walikota Banda Aceh, Mawardi Nurdin, menilai kinerja pengurus Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di daerahnya belum bisa bekerja maksimal. Indikatornya, dari Rp4 miliar dana yang disediakan pemerintah realisasinya bahkan tidak mencapai Rp1 miliar.

“Kinerja ibu-ibu penggerak PKK kali ini belum maksimal. Masih ada program yang belum berjalan,” kata Mawardi, usai membuka acara Rapat Konsultasi PKK Kota Banda Aceh di Gedung ACC Sultan Selim, Rabu (11/11).

“Lemahnya kinerja PKK terlihat pada realisasi anggaran bantuan kepada fakir miskin dan masyarakat kurang mampu. Untuk tahun 2009 pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp4 miliar. Tapi, dana tersebut tidak mampu terserap dengan baik. Dana Rp1 miliar saja tidak habis,” paparnya.

Menurut Mawardi, lemahnya kinerja mereka disebabkan sebagian besar pengurus dalam tim penggerak PKK masih baru dan masih kurang berpengalaman.

Walikota mengatakan untuk tahun depan anggaran untuk PKK akan dipangkas, sedangkan dana sisa tahun ini akan dialokasikan ke Sisa Lebih Pelaksanaan Anggaran (Silpa). [sa-dd]

KOMENTAR