Jakarta — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama host Metro TV Najwa Shihab, Jumat (28/12) pukul 18.00 WIB berbagi kisahnya selaku presiden saat menangani tsunami yang terjadi di Aceh, 8 tahun lalu dalam acara Sewindu Peringatan Tsunami di Aceh.

“Masih sangat banyak PRnya untuk pemerintah. Never ending tools, pasti muncul lagi tantangan baru yang harus diselesaikan,” ujar Presiden.

Presiden mendapat kabar tsunami Aceh saat dirinya berada di Jayapura meninjau bencana di Nabire. “Saya pertama kali menerima kabar dari staff khusus dan informasinya saat itu minim, belakangan saya tahu teekomunikasi di Aceh lumpuh,” kata SBY.

SBY juga menjelaskan mengenai proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh pasca-tsunami hebat tersebut juga berbagi kisah bagaimana terjadinya proses perdamaian di Aceh yang ditandatangani pada Agustus 2005.

SBY juga membagi pengalamannya pada detik-detik menentukan menjelang penandatanganan kesepakatan damai tersebut. Najwa Shihab mendapatkan kesempatan eksklusif ini dengan melakukan wawancara di taman Istana Kepresidenan dan ruang kerja kantor Presiden.[]
[accordion title=”Berikut wawancara yang diprakarsai Metro TV”]

[/accordion]

KOMENTAR