Wisatawan di Aceh (Serambi Indonesia/BUDI FATRIA)Jakarta — Dirjen Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Esthy Reko Astuti, mengatakan, target Indonesia untuk menjaring sembilan juta wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang 2013 sudah sangat realistis.

“Saya sangat optimistis kita bisa mencapai target ini,” kata Eshty Reko Astuti di Jakarta, Jumat (28/12).

Menurut dia, penetapan target itu sudah memperhitungkan berbagai macam faktor termasuk perlambatan ekonomi dunia yang diperkirakan masih akan terjadi pada 2013.

Penetapan target juga mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi domestik sekaligus potensi kenaikan pendapatan perkapita dan daya beli masyarakat khususnya di kawasan Asia Pasifik.

“Apalagi tahun depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah berbagai event tingkat dunia termasuk rangkaian pertemuan APEC,” katanya.

Esthy yakin kontribusi sektor MICE (Meeting, Incentives, Conference, and Exhibition) akan semakin besar ketika Indonesia menjadi tuan rumah dalam berbagai event kelas dunia.

Terlebih, target sembilan juta wisman itu sekaligus akan menjadi batu loncatan bagi Indonesia untuk mencapai target baru kunjungan 10 juta wisman pada 2014.

Tahun depan, pihaknya mengincar untuk dapat menjaring lebih banyak wisman dari negara target pasar utama di antaranya Singapura, Malaysia, Australia, China, Jepang, dan Korea Selatan.

“Ada 16 negara target market kita tahun depan, di negara-negara itulah kita akan melakukan berbagai event prioritas yang bisa mendatangkan wisman asal negara itu ke Indonesia,” katanya.

Pihaknya menargetkan mampu mendatangkan 1,75 juta wisman Singapura, 1,4 juta wisman Malaysia, 1,220 juta wisman Australia, satu juta wisman China, 505 ribu wisman Jepang, dan 360 ribu wisman Korsel.

Negara target market yang juga diincar sebagai sumber wisman ke Indonesia adalah Filipina, Taiwan, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, India, Belanda, Timur Tengah, Jerman, dan Rusia.

Untuk dapat mencapai target itu, pihaknya menyadari diperlukannya upaya sinkronisasi dari seluruh pemangku kepentingan terkait pariwisata di tanah air.

“Target wisman ini juga diarahkan pada segmen demografis tertentu dengan memperhatikan aspek atau motif tujuan sekaligus minat spesifik wisatawan masa kini,” katanya.

Target kunjungan wisman dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan signifikan di mana pada 2011 target tersebut ditetapkan 7 juta wisman dan berhasil tercapai, pada 2012 ditetapkan naik hingga menjadi delapan juta wisman, dan pada 2013 ditetapkan sembilan juta wisman, serta direncanakan bisa mencapai 10 juta wisman pada 2014. (ant)

KOMENTAR