Palestina — Liga Arab mengecam upaya Israel untuk melegalisasi proyek pemukiman Zionis di tanah Palestina pendudukan. Organisasi itu mengingatkan para pemimpin Tel Aviv bahwa seluruh tindakan mereka adalah ilegal.

Situs Palestinetoday, Sabtu (14/7) melaporkan, Liga Arab menegaskan bahwa Israel berada di luar hukum dan memanfaatkan lembaga peradilan untuk tujuan-tujuan ekspansionis dan perluasan pendudukan di wlayah Palestina.

Wakil Sekjen Liga Arab untuk Urusan Palestina, Mohamed Sabih mengatakan, “Kami memperingatkan berlanjutnya kebungkaman masyarakat internasional terhadap perluasan proyek pemukiman Zionis. Israel telah meningkatkan pembangunan pemukiman sebesar 19 persen dibanding tahun lalu.”

Liga Arab mengecam pembentukan komisi hukum oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk melegalisasi proyek tersebut. Ditegaskannya, proyek pemukiman Zionis tidak menyisakan tempat untuk perundingan.

Mohamed Sabih juga mengutuk penamaan tanah Palestina dengan sebutan pemukiman Zionis di Tepi Barat. Dikatakannya, langkah itu adalah pelanggaran terang-terangan terhadap undang-undang internasional.

“Sindikat Zionis memalsukan dokumen-dokumen warga Palestina yang telah meninggal dunia dalam beberapa tahun terakhir untuk mengklaim kepemilikan tanah dan properti mereka,” tambahnya. (IRIB Indonesia)

KOMENTAR