Sigli – Seorang warga Gampong Geudong, Sakti, Pidie, Hendon, 45, ditemukan warga dalam kondisi terapung di sebuah alur kawasan Gampong Suwiek, Kecamatan Indrajaya, Pidie sekitar pukul 06.00 Wib, Senin (12/4/2010) pagi.

Perdasarkan keterangan yang diperoleh dari Basri, keponakan korban di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Sigli menyebutkan, sekitar pukul 18.30 WIB, Minggu (11/4/2010), korban pergi meninggalkan rumah hendak ke rumah sakit. Hingga larut malam korban belum juga kembali. Baru keesokan harinya datang kabar bahwa makciknya itu meninggal akibat terseret arus alur dan ditemukan di kawasan Gampong Suwiek.

“Kami tidak tahu ke mana korban pergi sebelum ke rumah sakit, sebab dia pergi seorang diri, baru diketahui setelah kabar duka itu disampaikan warga setempat kepada saya sekitar pukul 08.00, bahwa makcik saya telah meninggal karena hanyut ditemukan di Gampong Suwiek,”  katanya.

Dari keterangan yang dihimpun  di lokasi, temuan jenazah tersebut berawal dari seorang warga setempat melihat ada benda aneh yang mengapung di sebuah alur. Setelah didekati ternyata sesosok manusia, kejadian itu langsung dilaporkan ke kantor Polsek Indrajaya. Warga Suwiek pun heboh. Tidak lama kemudian datang polisi ke lokasi kejadian. Setelah olah TKP jenazah pun dievakuasi ke RSU Sigli untuk dilakukan visum at repertum.

Jenazah tersebut tiba di IGD RSU Sigli sekitar pukul 09.30 Wib, tampak terlihat dua anak korban dan keponakannya mengantar jenazah dengan menumpang mobil ambulance Puskesmas Indrajaya. Korban yang telah lama menjanda meninggalkan 4 orang anak.

Kapolres Pidie Moffan MK,SH kemarin membenarkan adanya temuan jenazah  seorang perempuan paruh baya di kawasan Gampong Siwiek, Indrajaya. Setelah diidentifikasi, jenazah yang sudah kaku itu adalah warga Geudong, Kecamatan Sakti.

“Sejauh ini kita belum tahu  motif kematian korban, sebab belum ada hasil penyelidikan. Selain itu di kepala bagian belakang korban terdapat luka sepanjang 8 cm dengan dalam sekitar 3 cm.,” sebutnya.(*/ha/zuk)

KOMENTAR