Seputaraceh

Arun Sumbang Buku untuk Perguruan Tinggi

Arun Sumbang Buku untuk Perguruan Tinggi
Arun Sumbang Buku untuk Perguruan Tinggi

Lhokseumawe — PT Arun NGL memberi bantuan buku sebanyak 2.540 buah kepada empat perguruan tinggi di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.

Ribuan buku dari berbagai disiplin ilmu sosial itu secara simbolis diserahkan langsung oleh Presiden Direktur PT Arun Iqbal Hasan Saleh kepada masing-masing yang mewakili perguruan tinggi di Guest House PT Arun Lhokseumawe, Kamis (13/09).

Perguruan tinggi yang mendapat bantuan buku itu adalah tiga PT di Lhokseumawe, yakni Universitas Malikussaleh, Sekolah Tinggi Negeri Agama ISlam negeri (STAIN) Malikussaleh, dan Politeknik dan satu di Kabupaten Bireuen, yakni STAI Al-Azaziah Samalanga.

Iqbal mengatakan, pemberian bantuan buku tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan terhadap kemajuan pendidikan tinggi di Aceh.

Dikatakan, menurut Unesco, minat baca masyarakat di Aceh masih kurang bila dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia, sehingga dianggap perlu menumbuhkembangkan minat baca masyarakat diantaranya dengan memberikan bantuan buku.

Alasan diberikannya jenis buku sosial (Humaniora) tersebut, Iqbal mengatakan, hal itu adalah sebagai salah satu langkah dalam mengembangkan potensi ilmiah di kalangan kampus dan memudahkan kegiatan penyusunan makalah, essay atau artikel di bidang lapangan ilmu sosial.

Karena berdasarkan hasil survey dari beberapa lembaga tertentu, produk riset dalam ilmu sosial di Aceh masih terbilang rendah dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia.

Oleh karena itu, sangat diharapkan perguruan tinggi di Aceh dapat mengembangkan potensi untuk menghasilkan banyak tenaga peneliti atau tenaga riset di Aceh pada masa-masa mendatang guna kebutuhan pembangunan daerah, ujar Iqbal.

Program itu juga inheren dengan upaya meningkatkan program minat baca mahasiswa Aceh, agar insan akademis Aceh nanti dapat terlibat langsung secara inten dalam kegiatan ilmiah, serta pengalamannya dapat disinergikan dengan para insan akademis di tingkat nasional dan internasional, terang Iqbal. (ant)

Belum ada komentar