Idi, Seputar Aceh – Kendaraan dinas untuk operasional para didan desa (Bides), yang ditempatkan di seluruh gampong dalam Kabupaten Aceh Timur, hingga kini masih minim. Padahal, kendaraan operasional tersebut cukup dibutuhkan untuk menunjang tugas-tugas mereka di lapangan.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur, Aiyub, Jum’at (9/10) siang, mengatakan upaya pengadaan kendaraan operasional bagi para Bides di daerahnya masih terkendala oleh keterbatasan keuangan daerah.

Meskipun terbuka peluang untuk pengadaannya, melalui biaya yang diusulkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK), kemungkinan akan dilakukan secara bertahap dengan memperioritaskan para Bides yang bertugas di wilayah terpencil seperti Kecamatan Simpang Jernih, Lokop dan Peunaron.

“Ya, ke depan kita harapkan semua Bides di Aceh Timur mendapatkan kendaraan operasional,” ujar Aiyub kepada Seputar Aceh.

Selain menghadapi keterbatasan dana fasilitas, dinas terkait juga masih kewalahan akibat masih kurangnya tenaga Bides. Hingga kini, di Aceh Timur baru ada 388 Bides. Menurut kepala dinas, seharusnya Aceh Timur memiliki sedikitnya 512 Bides. [sa-smi]

KOMENTAR