midnight in banda aceh vBanda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kebersihan dan Keindahan membangun database pertamanan untuk memudahkan penataan dan perawatannya.

“Pendataan ini sedang berlangsung dan direncanakan selesai akhir Desember 2012,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh Jalaluddin di Banda Aceh, Kamis (20/12).

Menurut dia, pendataan tersebut meliputi jumlah tanaman dan penataannya, hingga kebersihan taman. Pendataan tanaman ini untuk memastikan apakah di suatu taman tanamannya mencukupi atau kurang.

“Kalau kurang akan ditambah. Begitu juga dengan infrastruktur pendukung lainnya, apakah perlu dibangun atau diperbaiki,” ungkap Jalaluddin.

Secara umum, sebut dia, taman-taman di Kota Banda Aceh sudah baik. Namun, kini tinggal bagaimana membenahi taman-taman tersebut agar lebih baik lagi.

“Penataan ini menjadi fokus utama kami, sehingga keberadaan taman-taman tersebut bermanfaat serta menambah keasrian Kota Banda Aceh,” kata Jalaluddin.

Selain pendataan taman, lanjut dia, Dinas Kebersihan dan Keindahan juga berencana menjadikan kawasan di Jalan Kartini, Peunayong, yang merupakan pusat pasar pagi pedagang kaki lima.

“Kami akan mengajak para pedagang kaki lima mengelola sampah-sampah di ruas jalan tersebut, sehingga kebersihannya tetap terjaga,” papar Jalaluddin.

Ia mengatakan, jika proyek percontohan tersebut berhasil, maka akan diperluas lagi ke sejumlah pasar di Kota Banda Aceh. Tujuannya, agar pengelolaan sampah menjadi lebih baik lagi.

“Ini upaya kami untuk mewujudkan Banda Aceh menjadi kota bersih, terutama di pasar-pasar tradisional. Selain itu, kami juga terus menyosialisasikan agar masyarakat peduli terhadap kebersihan,” kata Jalaluddin. (ant)

KOMENTAR