Kutacane — Berbagai program dan upaya terus dilakukan pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran yang terus semakin meningkat tiap tahunnya.

“Bahkan angka pengangguran yang cukup signifikan itu juga terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara, kendatipun demikian hal ini juga tetap menjadi tanggung jawab kita bersama dan bukanlah semata-mata hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja,” kata Sekretaris MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Aceh Tenggara Ramadhan ST MM, Kamis (20/12) lalu.

Terlebih lagi hari ini, Univerasitas Gunung Lauser (UGL) Aceh Tenggara, baru saja mewisuda 506 mahasiswanya.

“Hendaknya para mahasiswa yang telah memiliki gelar sarjana ini agar dapat lebih kreatif dan inovatif serta tumbuh lebih mandiri lagi di dalam menciptakan lapangan kerja yang baru baik bagi dirinya maupun masyarakat sekitarnya,” jelas Ramadhan.

Oleh karenanya diharapkan bagi para sarjana yang baru diwisuda tak hanya terfokus untuk mencari kesempatan kerja di sektor formal saja.

Tetapi hendaknya para sarjana yang baru diwisuda,terutama dari fakultas pertanian agar dapat lebih kreatif dan penuh inovatif untuk mengembangkan skill dan kemampuan yang dimiliki dalam peningkatan sektor pertanian di Aceh Tenggara.

Seharusnya para lulusan dari fakultas pertanian UGL itu dapat lebih berani dalam mengambil sikap dan tantangan untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru,tukas Ramadhan.

Demikian juga dengan pihak bank dan lembaga terkait lainnya yang ada di Aceh Tenggara, agar dapat memberikan kesempatan bagi para sarjana yang baru diwisuda ini untuk membuat dan mengembangkan usaha yang akan direncanakan dimasa mendatang.

“Sehingga diharapkan agar sejumlah bank yang ada di Aceh Tenggara dapat lebih mempermudah jaminan atau anggunan bagi para sarja muda yang ingin melakukan pinjama kredit, mungkin salah satunya seperti anggunanya ijazah para sarjana,” sebutnya.

Untuk itu kita semua sangat berharap agar para pemuda Aceh Tenggara,terutama para sarjana yang baru saja diwisuda agar dapat lebih kreatif dan inovatif di dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Terutama ekonomi produktif seperti halnya di bidang pertanian,peternakan, perikanan maupun industri kecil lainnya. Sebab dengan terciptanya lapangan kerja baru di Aceh Tenggara,maka secara otomatis angka pengangguran pun semakin berkurang jumlahnya. (beritasore.com)