Bireuen – Kepolisian Bireuen meningkatkan serta memperketat razia di sejumlah titik yang dianggap rawan. Selain itu, razia khusus juga ditingkatkan di kawasan pegunungan dalam wilayah hukum kepolisian Bireuen.

Seperti yang diberitakan Harian Aceh Rabu (10/3/2010), Kapolres Bireuen AKBP T Saladin SH menegaskan, peningkatan intensitas razia dan memperketat pengamanan di sejumlah titik, terutama di sepanjang jalan negara Banda Aceh-Medan, merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Aceh.

“Selain di jalan umum, kepolisian juga akan merazia sejumlah titik di pegunungan yang dianggap rawan. Razia ini untuk mengantisipasi berbagai hal, termasuk pelaku kriminal dan pemasok senjata ilegal beserta amunisinya,” sebut T Saladin.

Disinggung mengenai perkembangan operasi kepolisian terhadap kelompok radikal di Bireuen, T Saladin mengaku, sejauh ini pihaknya belum menangkap seorang pun yang terlibat dalam kelompok tersebut.

“Fokus utama razia adalah untuk mempersempit ruang gerak dan masuknya pelaku kriminal serta masuknya senjata dan amunisi ke wilayah Bireuen termasuk peredaran sabu-sabu dan ganja”, terangnya.

Kecuali itu, kata dia, kepolisian Bireuen juga memantau perkembangan keamanan di tengah-tengah masyarakat sebagai langkah antisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan.

Oleh karena itu, T Saladin mengharapkan warga Bireuen tetap tenang menyikapi adanya kelompok radikal di Aceh. “Peran masyarakat sangat diharapkan, terutama memberikan informasi terkait adanya orang asing yang mencurigakan,” pinta dia. (*/ha/job)

KOMENTAR