Kutacane, Seputar Aceh – Tenaga pengajar Taman Pendidikan Al Quran (TPA) dan remaja putra-putri di Kecamatan Lawe, Sigalagala, mengikuti pelatihan metode iqra. Pelatihan  yang berlangsung selama dua hari, yaitu Sabtu dan Minggu di Balai pertemuan kantor camat setempat merupakan salah satu rangkaian kegiatan mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) IAIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Ketua panitia, Muhajir, mengatakan metode iqra sangat membantun pengajar dan anak didik dalam belajar membaca Alquran.

“Pengetahuan guru TPA untuk metode iqra ini perlu ditingkatkan, karena ini adalah metode praktis dalam mengajar Alquran,” kata Muhajir, Minggu (1/11).

Menurut Muhajir, saat ini ada banyak remaja yang tidak mampu membaca Alquran. “Jangan sampai generasi penerus buta huruf terhadap Alquran,” kata Muhajir. Karena itu, dengan adanya metode membaca Alquran dengan iqra, diharapkan akan memudahkan para remaja tersebut untuk belajar membaca Alquran.

“Kita berharap guru mengaji mampu menerapkan metode iqra dalam mengajari anak didiknya. Dan nantinya tidak ada lagi generasi yang buta huruf Alquran,” kata Muhajir. [sa-hsn]