Kabul, Seputar Aceh, AFP – Lima lagi tentara Amerika Serikat tewas setelah bertempur dengan pejuang Taliban di selatan Afghanistan, Kamis waktu setempat. Dua di antara tentara itu tewas di lokasi serangan, tiga lainnya menyusul setelah terluka parah dalam rangkaian serangan ti tiga lokasi terpisah.

“Dua anggota kami tewas dan satu meninggal akibat luka dari peledak rakitan. Satu orang tewas akibat luka tembak dari serangan pejuang dan satu lainnya meninggal karena terluka parah saat patroli,” ujar juru bicara ISAF, Pasukan Bantuan Keamanan Asing yang dipimpin NATO, Jumat.

Lima korban perang tersebut menambah jumlah tentara asing yang tewas di Afghanistan dan Irak menjadi 365 orang sepanjang tahun ini. Dari jumlah itu, 213 di antaranya tentara Amerika Serikat. Pada 2008, jumlah tentara tewas di dua negara bergolak tersebut 294 orang.

Perang di Afghanistan semakin mematikan dalam beberapa terakhir, terutama setelah pejuang Taliban meningkatkan penggunaan bom rakitan. Ledakan bom rakitan paling banyak terjadi di kawasan Helmand dan Kandahar.

Hingga kini, Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan Amerika Serikat menempatkan lebih dari 100.000 tentara di Afghanistan utuk memerangi perlawanan Taliban. [sa-afp-ant]

KOMENTAR