Aceh Tenggara — Korban banjir bandang di Aceh Tenggara segera direlokasi. Pasalnya tempat pengungsian sementara warga korban banjir bandang di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser dianggap tidak layak huni, dan lagi kawasan itu merupakan hutan lindung.

Selain hujan yang terus menerus, banjir bandang yang terjadi di Aceh Tenggara beberapa waktu lalu diduga akibat maraknya pencurian kayu.

Kini, sebanyak 3.000 warga korban banjir bandang yang masih bermukim di kawasan bekas hak penguasaan hutan di bantaran sungai dengan jarak tempuh yang sangat jauh.

Sejumlah anak-anak yang bermukim di kawasan itu juga minim mendapat pendidikan dan kesehatan yang layak. Hingga lima hari pasca-banjir bandang, penanganan banjir yang dilakukan pemerintah setempat dirasa lambat. (metrotvnews.com)

KOMENTAR