Langsa – Ishak, 40, warga Gampong Bujok Blang Pase, Kota Langsa, luka berat di tangan kirinya dan terpaksa menjalani perawatan intensif di RSUD Langsa, karena dibacok pemilik rumah yang diduga akan dimalinginya di Gampong Matang Seulimeng, Langsa Barat.

Kapolres Langsa AKBP Yosi Muhamartha melalui Kapolsek Langsa Barat AKP Kasap, Rabu (21/7/2010), membenarkan telah menerima laporan M Yunus, pemilik rumah yang diduga akan disatroni maling tersebut.

Kejadian tersebut terjadi Rabu (21/7) sekira pukul 05.30 WIB usai shalat subuh. Saat itu pelaku yang diduga hendak mencuri karena masuk perkarangan rumah dengan mengendarai sepeda dan membawa sebuah goni.

M Yunus mengetahui pelaku masuk perkarangan rumahnya. Si pemilik rumah langsung mengejar. Sementara Ishak kabur meninggalkan sepeda dayung serta goni yang dibawanya. Melihat pelaku kabur, M Yunus mengurungkan niatnya mengejar dan menunggu di rumah.

“Karena yakin pelaku akan kembali, maka pemilik rumah bersiaga dan menunggu dengan mempersiapkan diri. Ternyata benar, saat itu pelaku kembali. Dan saat itulah pemilik rumah membacok pelaku hingga melukai tangan kirinya,”  terang Kapolsek Langsa Barat.

Pemilik rumah melaporkan kejadian itu ke polisi. Setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung terjun ke TKP dan mengamankan barang bukti sepeda ontel serta goni milik pelaku. Hingga kini pelaku menjalani perawatan di RSUD Langsa.

Berdasarkan olah TKP dan keterangan pemilik rumah serta beberapa saksi, kuat dugaan pelaku datang ke rumah warga itu dengan maksud mencuri.

“Dugaan sementara pelaku melakukan percobaan pencurian karena pelaku secara diam-diam datang dan masuk pekarangan rumah warga saat sunyi dan masih gelap,” sebutnya sembari menambahkan, meskipun demikian  polisi masih mengembangkan kasus tersebut.

Sementara, Khalidah, mertua Ishak, di RSUD Langsa, menuturkan, menantunya tersebut bukan hendak mencuri, namun mau pergi ke rumah temannya di Gampong Matang Seulimeng.

Namun, dalam perjalanan, tiba-tiba Ishak sesak kencing, sehingga langsung masuk ke pekarangan rumah warga dengan dimaksud untuk buang air kecil.

“Namun, entah bagaimana, tiba-tiba pemilik rumah keluar dan langsung membacok menantu saya,” terang Khalidah mengutip pengakuan Ishak. (*/cri)

KOMENTAR