Jakarta — Apakan anda sering melakukan perjalanan panjang didalam pesawat? Pasti melelahkan dan membosankan bukan? Bahkan dengan tidur pun tidak membuat rasa lelah dan bosan otomatis hilang.

Apalagi, bunyi mesin sampai suara berisik penumpang lain, seringkali menganggu tidur Anda.

Akan tetapi, sebenarnya ada berbagai cara terbaik yang dapat memaksimalkan tidur selama perjalanan panjang di dalam pesawat.

Menurut Sammy Margo, seorang ahli tidur dari London, Inggris, menuturkan bahwa menjadi sebuah tantangan untuk bisa tidur nyenyak selama di penerbangan. Pasalnya, lanjutnya, tubuh manusia tidak didesain untuk tidur saat duduk.

“Ini akan sangat tergantung apakah Anda berada di pesawat dengan perjalanan yang memakan waktu lama atau perjalanan pendek. Serta apakah Anda di kelas ekonomi atau kelas bisnis,” katanya.

Namun tetap ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan diri. Berikut lima kiat untuk membantu Anda mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.

Pegang kendali

Penumpang seringkali merasa tak punya kuasa untuk mengontrol suara dan suhu di dalam pesawat. Namun, sebenarnya ada beberapa cara untuk membuat lingkungan Anda nyaman dan mendekati standar Anda untuk mendapatkan tidur yang lebih enak.

“Gunakan pakaian yang cocok. Banyak orang menggunakan gaun atau baju yang sebenarnya tidak cocok dipakai saat naik pesawat terbang,” kata Margo.

Ia mengatakan bahwa jika Anda merasa terlalu gerah atau sebaliknya, Anda tidak akan merasa nyenyak saat tidur. Selain itu, banyak orang berusaha mengalihkan perhatian dari suara berisik seperti suara tangisan anak-anak atau suara ngorok penumpang lain dengan menonton televisi.

Hal ini bukanlah ide yang bagus

Margo menyarankan untuk menggunakan audio daripada video. Cahaya biru dari televisi dapat memengaruhi kualitas tidur dan malah tak akan membantu.

Sebaiknya, dengarkan saja buku audio atau program radio. Hal itu bisa mengalihkan perhatian Anda dari suara berisik. Sekaligus membantu Anda untuk lebih santai.

Bersandar ke depan, bukan belakang

Tidur saat duduk tegak sangatlah susak. Semakin tinggi tubuh Anda, semakin sulit bagi Anda untuk menemukan posisi yang tepat. Oleh karena itu sangat penting untuk memanfaatkan area kosong di sekitar Anda.

Sebagian penumpang menganggap bahwa posisi terbaik untuk tidur adalah dengan menurunkan kursi dan merebahkan tubuh ke belakang. Namun, akan sulit jika Anda duduk di kursi tengah dengan tangan berada di posisi yang tak nyaman.

Cobalah tidur dengan menyenderkan kepala pada meja makan yang berada di kursi depan Anda. Posisi ini akan membuat Anda lebih nyaman sebab Anda punya area sendiri untuk tidur serta tangan Anda pun bisa bebas berada di meja.

Bawa peralatan tidur Anda

Tidak semua maskapai menyediakan selimut dan bantal untuk penumpang. Kedua benda ini bisa membuat sugesti pada tubuh bahwa sudah saatnya jam tidur.

Ada baiknya Anda membawa sendiri benda0benda tersebut. Walaupun maskapai menyediakan selimut dan bantal, Anda tidak akan pernah tahu kedua benda ini berada di mana sebelumnya. Bisa jadi selimut sudah jatuh di lantai.

Selain itu bawa juga penutup telinga, penutup mata, dan bantal leher. Benda-benda ini bisa membuat Anda tidur lebih nyaman. Pilih bantal yang memang bisa membuat Anda nyaman. Jangan sampai Anda salah tidur dan bangun-bangun leher Anda malah kaku.

Pilih-pilih makanan

Makanan dan minuman tertentu bisa membuat susah tidur. Minumlah terus air mineral agar Anda tidak dehidrasi. Hal ini akan membuat Anda lebih mudah tertidur. Jangan minum minuman beralkohol.

Pilih dengan seksama pula makanan yang akan Anda konsumsi. Hindari makanan yang penuh gula. Menurut Margo, pilih makanan seperti ayam kalkun, susu, gandum, dan madu. Makanan-makanan tersebut dapat membantu Anda tertidur.

Obat tidur? Margo mengungkapkan pil tidur memang bisa membantu beberapa orang yang kesulitan tidur. Namun, jika Anda tidak biasa mengonsumsi pil tidur, efeknya Anda akan menjadi lebih sensitif, sehingga Anda harus berhati-hati.

Pil tidur memang solusi cepat untuk mendapatkan tidur yang nyenyak. Tetapi Anda harus perhatikan lamanya perjalanan. Sering kali, orang-orang yang menggunakan pil tidur malah “pingsan” dan tertidur di meja makan.

Sulitnya adalah mereka susah dibangunkan saat pesawat akan mendarat. Oleh karena itu, pastikan Anda tahu berapa dosis yang tepat untuk lama perjalanan. Jika jarak dekat, minum setengah dari dosis. Anda juga perlu berkonsultasi ke dokter untuk mengonsumsi pil tidur secara aman. (iposnews.com)

KOMENTAR