Jakarta — Di tengah banyaknya produk Samsung di pasaran sert agresifitas vendor asal Korea Selatan tersebut, Samsung mengumuman pencapaian prestasinya dalam bentuk laba bersih. Berapa nilainya?

Seperti data yang dikutip dari Phone Arena, Minggu (27/1), tercatat laba perusahaan itu mencapai US$6,6 miliar atau setara Rp64 triliun. Pencapaian ini meningkat pesat, sekitar 75 persen, dibandingkan tahun sebelumnya.

Penyebab hal ini tak lain dan tak bukan karena permintaan pasar yang kuat terhadap dua produk pintarnya, Samsung Galaxy S III dan Samsung Galaxy Note II.

Sebagai informasi, laba operasional untuk handset saja, Samsung sudah mengantongi US$5 miliar atau setara Rp48,2 triliun. Laba itu tumbuh lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu yang mencapai US$2,3 miliar.

Samsung diperkirakan menguasai satu dari empat ponsel smartphone yang dikapalkan secara global. Artinya, berkisar 59,7 juta unit pada triwulan pertama tahun ini. Jumlahnya lebih kecil dari triwulan keempat tahun lalu, yang diperkirakan menjual sekitar 63 juta unit smartphone. (kabarcepat.com)