Jakarta, Seputar Aceh, Antara – Kandidat Ketua Umum DPD Partai Golkar Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto mengumpulkan para pengurus DPD Golkar dari berbagai daerah di Indonesia di Jakarta, Rabu.

Pertemuan di Crown Plaza itu dikemas dalam bentuk workshop bertema “Golkar, Partai Kelas Dunia yang Dicintai Rakyat”. Di acara itu tampil pembicara sejumlah tokoh Golkar.

Kegiatan ini rencananya akan dilanjutkan dengan silaturahmi dan halal bil halal pada Kamis (1/10), sekaligus penandatanganan kontrak sosial sebagai dukungan kepada Tommy Soeharto untuk mencalonkan diri dalam Munas Partai Golkar di Pekanbaru, Riau, 4-7 Oktober mendatang.

Pertemuan itu dibuka oleh Saurip Kadi, pimpinan Tim Sukses Tommy Soeharto dan diprakarsai sejumlah tokoh Golkar termasuk anggota Fraksi Partai Golkar DPR Marwah Daud Ibrahim.

Dalam keterangan tertulis yang dibagikan kepada pers, Tim Sukses Tommy Soeharto menyatakan, karena dalam sistem presidensial tidak dikenal adanya oposisi sebagaimana dalam sistem parlementer maka Partai Golkar harus menjadi partai independen dan mandiri.

Keterangan pers tanpa tandatangan itu menyebutkan Partai Golkar harus membangun budaya politik akal sehat dan menjunjung tinggi etika moral dengan tidak akan memperdagangkan kepercayaan rakyat melalui praktek politik dagang sapi.

Tim Sukses Tommy juga mengatakan, karena kekalahan Pemilu lalu, Partai Golkar tidak akan berkoalisi dengan pemerintah. Sebaliknya Partai Golkar akan mandiri sehingga mampu memperjuangkan kepentingan rakyat yang belum diwujudkan oleh pemerintah.

Keterangan pers itu juga menegaskan Partai Golkar tidak boleh dijadikan alat untuk kepentingan pribadi atau kelompok, apalagi sebagai alat untuk menyelamatkan diri dari tangggungjawab hukum maupun sosial lainnya. [sa-ant]

KOMENTAR