Meulaboh, Seputar Aceh – Jaringan Masyarakat Sipil (JMS) Aceh Barat menilai pemberian Tunjangan Prestasi Kerja (TPK) kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran pemerintahan setempat tidak relevan. Sampai saat ini pemerintah di sana dianggap belum bisa memberi pelayanan dasar secara prima kepada masyarakat.

Anggota JMS Aceh Barat, Afrizal AR, Jumat (23/10), mengatakan Pemerintah Daerah Aceh Barat telah salah memberikan TPK kepada pegawainya. Apalagi, hanya dengan menggunakan tolak ukur kehadiran PNS setiap hari kerja di kantor. Bukan karena kinerja dan prestasi yang baik.

“Seharusnya pemberian TPK dilakukan dengan ukuran indikator berbasis kinerja, bukan sekedar kehadiran,” ungkap Afrizal dalam siaran pers yang diterima Seputar Aceh.

Menurut Afrizal, kondisi lain yang membuat miris yakni adanya kebiasaan buruk PNS di daerah tersebut yang masuk kantor bukan untuk mengerjakan tugas melayani masyarakat, malah menghabiskan waktu dengan games di komputer.

“Itu sebagaimana yang telah diberitakan media massa di Aceh beberapa waktu lalu. Pemberian TPK sangat tidak relevan dengan kondisi seperti ini,” katanya.[sa-jmg]

KOMENTAR