Banda Aceh — Program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K) yang dikawal PT Petrokimia Gresik ditargetkan mampu menjangkau areal produksi padi seluas 320 ribu hektare pada 2013.

“Tahun depan kami menargetkan sasaran seluas 320 ribu hektare panen di sejumlah provinsi di Tanah Air,” kata Dirut PT Petrokimia Gresik Hidayat Nyakman di Aceh Besar, Senin (1/10) kemarin.

Seusai penen perdana padi program GP3K seluas sekitar 10 hektare di Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Hidayat menjelaskan tahun 2012 sudah terealisasi seluas 66 ribu hektare lebih dari target 100 ribu hektare di Indonesia.

Program GP3K tahun 2013, katanya menyebutkan target 320 ribu hektare panen padi itu, akan tercapai jika sasaran dari 160 ribu hektare bisa dilakukan panen dua kali dalam setahun.

“Jadi kami ingin memulai upaya membantu petani meningkatkan produktivitas padi sejak tahun ini dan dimasa-masa mendatang. Karenanya ke depan akan terus kita kembangkan melalui program itu,” katanya menambahkan.

Dijelaskan, GP3K merupakan program peningkatakan pendapatan petani misalnya dengan naiknya hasil panen padi dua ton/hektare maka akan terjadi penambahkan produksi petani.

“Jika setiap tahun terjadi peningkatan produksi petani maka diyakini pemerintah juga tidak akan lagi mengimpor beras. Peran kami sebagai BUMN adalah mendorong peningkatkan produktivitas hasil produksi petani,” kata Hidayat menambahkan.

Ia mencontohkan, para petani di kawasan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar rata-rata produksi padi berkisar 4,5 ton/hektare, sementara di Pulau Jawa produksi padi petani bisa mencapai tujuh ton/hektere.

Dipihak lain, Hidayat Nyakman juga menjelaskan sebagian besar produksi pupuk PT Petrokimia Gresik didistribusikan untuk kebutuhan pasar dalam negeri yakni untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian masyarakat, khususnya padi.

“Artinya, rata-rata produksi pupuk berbagai jenis PT Petrokimia Gresik yang mencapai enam juta ton/tahun untuk kebutuhan dalam negeri, dan hanya lima persen sisanya diekspor,” kata dia. (ant)

KOMENTAR