Jakarta — Tampil cantik dan syar’i dengan balutan jilbab, sudah menjadi dambaan muslimah. Kini salah satu ajang dalam pencarian duta muslimah internasional tersebut bisa mengikuti World Muslimah Beauty (WMB) 2012.

WBM merupakan acara yang diprakarsai oleh Muslimah Beauty Foundation, dimana dalam ajang ini mencari potensi wanita muslimah dunia dan bagaimana mereka berlaku di segala aspek. Seperti yang pernah disampaikan oleh pendiri Muslimah Beauty Foundation, Rofi Eka Shanty.

“World Muslimah juga menjadi bagian untuk mengapresiasi eksistensi wanita muslimah di seluruh dunia,” katanya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Tidak ketinggalan, ajang muslimah tahun ini salah satu pesertanya juga berasal dari Aceh. Cut Radhiah Swadia misalnya dara kelahiran Langsa ini juga ikut ambil bagian di WBM 2012.

[pullquote_left]Menggunakan jilbab itu sebenernya kewajiban bagi seluruh muslimah yang sudah baligh, dengan berjilbab berarti kita menunjukan identitas kita sebagai muslimah[/pullquote_left]

Ketika ditanya SeputarAceh.com, Sabtu (21/07) mengapa ingin ikut di WMB, Icut panggilan mahasiswi kedokteran di salah satu kampus Jakarta ini mengaku ingin menambah pengalaman barunya yang sehari-hari sudah terbiasa dengan lingkungan yang Islami.

“Motivasinya Icut ikut WMB 2012 simple, pertama untuk nambah pengalaman baru, teman-teman baru, terus karena ajang WMB ini mengandung keseharian yang Islami’, ujarnya.

Jilbab Bukan Penutup Rambut Saja

Tahun 2011 lalu, diajang Muslimah Beauty salah satu dara Aceh, Syarifah Aulia Fitri atau akrab disapa Oya juga menjadi pemenang favorit versi polling Detik Forum.

Ternyata jejak Oya, juga telah menginspirasi Icut untuk ambil bagian di ajang MBW 2012. “Dulu sempat ngelihat tweet kak Oya minta support di Muslimah Beauty, beberapa bulan lalu Icut juga lihat di TV yang ngumumin tentang pendaftaran WMB 2012, jadi tambah semangat deh,” ujar si pemilik akun Twitter @cutdhiah.

Icut juga punya cerita tersendiri awal mulai mengenal jilbab, terlebih di Aceh yang telah menerapkan Syariat Islam. Icut menambahkan, hidayah yang didapatnya saat masih duduk dibangku SMA ketika mengikuti pengajian di kelompok Rohis (Kerohanian Islam, -red) benar-benar bikin berbekas sampai sekarang.

“Pada saat itu ustadzah penceramah dipengajian bilang, menutup aurat itu kewajiban muslimah, nah rambut itu aurat juga kan, coba kalian hitung rambut kalian lalu dikalikan dengan mata lelaki yang melihatnya”, cerita Icut mengingat kembali masa-masa SMA-nya.

Ada beberapa pesan menarik yang disampaikan Icut tentang jilbab khususnya untuk para muslimah dalam menggunakan jilbab, terlebih dalam menunjukkan identitas diri seorang muslimah.

“Menggunakan jilbab itu sebenernya kewajiban bagi seluruh muslimah yang sudah baligh, dengan berjilbab berarti kita menunjukan identitas kita sebagai muslimah, saat ini banyak model jilbab yang membuat kita lebih cantik, tinggal kita pilih model yang kita sukai, tetap usahakan jilbabnya syar’i, bukan sebagai penutup rambut saja”, tambah si pemilik blog Fleur Swadia ini.

Kali ini untuk menjadi finalis WMB 2012 harus mampu melewati babak penyisihan, mulai dari kualitas jawaban saat registrasi, pengalaman berhijab, dukungan di jejaring sosial, dan syarat-syarat administrasi lainnya yang harus dipenuhi oleh setiap peserta.

Nantinya panitia akan menjaring 100 semifinalis, namun hanya 20 peserta nantinya yang akan masuk grand finalis dari seluruh dunia untuk menjalani karantina pada 9-12 September sebelum turun di babak grand final.

Pemilihan duta muslimah tahun ini akan digelar bersamaan dengan acara bisnis syariah dunia yang bertajuk “The 3rd Muslim World Biz 2012”, yang akan dihadiri oleh delegasi negara anggota Organisasi Konferensi Islam serta para pelaku bisnis syariah dunia, pada 12-16 September mendatang di Jakarta.

Icut juga memohon dukungannya dari Anda untuk bisa terus melewati tahap-tahap dari WMB 2012, bagi yang ingin tahu lebih lanjut profil dan kisahnya Icut bisa komentar di laman resmi worldmuslimah.com. Semoga sukses ya Icut! (afi/red)

KOMENTAR