Lhokseumawe – Personel Polres Lhokseumawe menangkap anggota komplotan Jabal cs yang terlibat perampokan bersenjata api di Kuta Makmur, Aceh Utara. Tersangka mengaku hanya diberi uang Rp20 ribu oleh sang “big boss” dari hasil kejahatan tersebut.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Zulkifli melalui Kasatreskrim AKP Bambang S, Selasa (25/5/2010), mengatakan, anggota komplotan Jabal Cs yang ditangkap tersebut adalah Zulkifli alias Don, 30, warga Cot Merbo, Kecamatan Kuta Makmur Aceh Utara. Don ditangkap di rumahnya, Sabtu (22/5/2010) dini hari.

“Tersangka Don terlibat perampokan dengan kekerasan terhadap warga Dusun Drien Soh, Gampong MC Bahagia, Kecamatan Kuta Makmur pada 13 Februari lalu. Perampokan itu dilakukan oleh lima orang dipimpin Jabal yang menggunakan senjata api jenis AK,” kata Bambang didampingi Kanit Tipiter Bripka Bustani.

Dalam kasus tersebut, kata Bambang, tersangka Don bertindak sebagai pemantau situasi. Barang bukti yang disita dari tangan Don, berupa satu unit sepeda motor yang dipakai saat melakukan kejahatan itu.

“Sejauh ini, sudah dua tersangka yang telah kami amankan terkait kasus perampokan tersebut. Seorang tersangka lainnya adalah Zol Malaka yang ditangkap pada 31 April lalu,” katanya.

Bambang menambahkan, tersangka Don juga terlibat percobaan perampokan terhadap seorang pengusaha di Kecamatan Simpang Kramat Aceh Utara pada Maret lalu. Aksi yang gagal itu juga dipimpin oleh Jabal.

“Tersangka Don akan kami jerat dengan pasal 265 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP karena dia turut serta membantu kejahatan,” kata Bambang.

Secara keseluruhan, lanjut Bambang, hingga kini 11 anggota komplotan Jabal Cs telah ditangkap. Sembilan di antaranya termasuk tersangka Don, dan kini sedang diproses penyidik Polres Lhokseumawe.

Dua lainnya telah dilimpahkan ke Polres Aceh Timur karena lokasi kejahatan berada di daerah itu.

Cari Uang

Tersangka Don mengaku bertindak sebagai pemantau situasi saat Jabal Cs merampok warga Dusun Drien Soh, Gampong MC Bahagia, Kecamatan Kuta Makmur.

“Malam itu, saya ketemu Jabal dan diajak mencari uang. Saya hanya diberikan Rp20 ribu untuk uang BBM setelah merampok,” kata Don saat ditemui di Mapolres Lhokseumawe.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri M Yakob bin Tgk Gani, 55, dan Adillah, 45, warga Dusun Drien Soh Gampong Meunje Cut (MC) Bahagia, Kecamatan Kuta Makmur Aceh Utara, dirampok sejumlah pria menggunakan senjata api, Sabtu (13/2) pukul 22.30 WIB.

Modus operandinya sama seperti perampokan terhadap pasutri lainnya di Kuta Makmur Aceh Utara, Desember 2009 lalu. Perampokan diduga dilakukan M Jabal cs.

M Jabal yang merupakan buronan paling dicari polisi karena menjadi gembong penculikan dan perampokan bersenjata api di kawasan pantai timur Aceh.

Ia tewas ditembak polisi di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Rabu 24 Maret lalu. Dari tangan desertir TNI itu, polisi menyita barang bukti sepucuk senjata AK dan beberapa amunisi.(*/ha/nsy)

KOMENTAR