Jakarta — Lembaga Dakwah Kampus Masjid Baitul Maal (LDK MBM) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) menggelar kegiatan untuk mencintai Alquran. Dalam kegiatan ini, hadir Ustaz Salim A Fillah yang membagi pengalamannya kala melihat anak-anak di Palestina yang hafal Alquran.

Muhammad Za’im, salah satu pengurus MBM STAN mengatakan, kehadiran Ustaz Salim dikemas dalam kegiatan bertema ‘”Kebangkitan Islam: Belajar dari Mesir, Turki, dan Palestina”. Kegiatan ini merupakan buah kerja sama MBM STAN dengan Rumah Qur’an (RuQun) STAN.

“Lewat kegiatan ini, kita ingin mengembalikan semangat dakwah lewat gerakan mencintai Alquran. Di sini, Ustaz Salim menceritakan bagaimana anak-anak kecil di Palestina sangat luar biasa dalam menghafal Alquran,” kata Za’im kepada wartawan di Jakarta, belum lama ini.

Secara umum, kata Za’im, tujuan dari kegiatan ini adalah agar Indonesia bisa belajar dari ketiga negara tersebut, yakni Mesir, Turki, dan Palestina. “Memang, dalam kegiatan ini titik fokusnya lebih banyak soal Palestina. Di sini, kita mengupayakan membangkitkan ajaran Islam,” ujarnya.

Dalam tausiahnya, Ustaz Salim menjelaskan beberapa poin penting dalam membangkitkan Islam, di antaranya, melalui Alquran, kepemimpinan, dan tarbiyah.

“Alquran telah mengangkat derajat manusia. Alquran menolong umat Islam ketika dalam kesulitan,” kata Za’im mengutip ucapan Ustaz Salim.

Tak hanya menggelar kajian agama, MBM STAN juga memiliki kegiatan rutin untuk warga di sekitar kampus. Kegiatan rutin yang biasa dilakukan berupa pengumpulan baju bekas dari para mahasiswa STAN.

Baju-baju yang terkumpul tersebut kemudian dijual. “Nah, uang hasil penjualan itu kemudian kami berikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan,” ujar mahasiswa Jurusan Kebendaharaan Negara angkatan 2009 ini.

MBM STAN secara insidental juga menyelenggarakan bakti sosial. “Seperti banjir yang kemarin terjadi, kami tak lupa turut membantu meringankan korban banjir.”

Semua kegiatan tersebut merupakan wujud dari pemahaman terhadap Islam. “Sebagai agama rahmatan lil alamin kita harus terus melakukan kegiatan semacam ini.” (pelitaonline.com)

KOMENTAR