Bireuen – Rosmanidar, 52, pengumpul julo-julo, warga Desa Geudong-Geudong, Kecamatan Kota Juang, Bireuen diduga dibunuh dengan modus perampokan, karena di rumah korban tidak ditemukan uang tunai jutaan rupiah.

Rosmanidar ditemukan tewas di rumahnya, Minggu (25/4/2010) sekira pukul 20.00 WIB dengan kondisi mengenaskan. Ia diduga menjadi korban perampokan dan pembunuhan.

“Sebagai pengumpul julo-julo, barang kali korban menyimpan banyak uang, tetapi tidak ditemukan uang tunai di rumah korban. Namun hal itu belum dapat dipastikan mengapa korban ditemukan tewas,” ujar Kapolres Bireuen AKBP T Saladin SH melalui Pjs Kasatreskrim Iptu Raja Gunawan SH MM, Selasa (27/4/2010).

Disebutkan, selain uang tunai yang tidak ditemukan di rumah korban yang diduga telah dijarah perampok. Sementara sejumlah perhiasan emas milik korban luput dari sasaran perampok karena kemungkinan tempat penyimpanannya tidak diketahui perampok.

Raja Gunawan menyebutkan, aparat kepolisian berulang kali mendatangi lokasi kejadian dan telah mengamankan dua pasang sandal bermerek di sisi belakang dinding kamar mandi (sumur) rumah korban. Sandal itu diduga milik pelaku.

“Pelaku diduga masuk dengan memanjat dinding kamar mandi. Karena licin, sandal pelaku ditinggalkan, sementara setelah beraksi membunuh korban dan menjarah uang, pelaku keluar rumah dari pintu samping,” jelas Raja Gunawan.

Ia mengatakan dari luka di tubuh korban, diduga terkena sayatan pisau pemotong kertas. Namun, sejauh ini belum diketahui apakah korban meninggal karena dijerat atau karena diantuk ke lantai.

Hasil olah TKP polisi, sebut Raja Gunawan, perampokan diperkirakan dilakukan dua orang. Perampok masuk ke rumah itu saat korban berada di luar rumah.

“Saat korban pulang, pelaku sepertinya memancing agar korban ke sumur belakang. Saat korban datang langsung dibekap dan dibunuh kemudian diseret ke kamarnya dan dibiarkan di sana,” kata Raja Gunawan.

Usai mengeksekusi korban, pelaku memulai mencari uang tunai dan perhiasan serta barang berharga milik korban. Namun, hanya uang tunai saja yang ditemukan.

Raja Gunawan mengatakan sejauh ini polisi telah meminta keterangan dari sejumlah warga. “Hasil penyelidikan belum mengarah siapa pelakunya. Kasus tersebut masih diselidiki intensif,” ujarnya.(*/ha/del)

KOMENTAR