Banda Aceh – Sedikitnya 35 siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I dan II Banda Aceh, kesurupan sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut terhenti.

Seperti diberitakan Antaranews.com, Senin (15/2), beberapa siswi yang sebelumnya terdiam,  tiba-tiba histeris sambil mengucapkan kata-kata antara lain “Lepaskan aku. Aduh sakit,” dan langsung jatuh lemas tak sadarkan diri.Saat siswi keserupan, pelajar lainnya terutama pria langsung berupaya mengamankan dengan memboyong korban ke dalam kelas dan ruang mushalla di komplek SMK yang pembangunannya merupakan bantuan Pemerintah Jerman.

Kepanikan pun terlihat saat satu persatu siswi “tumbang” kesurupan roh halus. Jeritan terdengar dari satu ruang ke ruang lainnya, termasuk mushalla di komplek SMK, I,II dan III di jalan Malikulsaleh, Kecamatan Bandar Raya Kota Banda Aceh itu.

Para guru mengaku sulit mengatasi siswi keserupan tiba-tiba tersebut. Banyak siswa meronta karena kesakitan dan bersuara keras saat kesurupan terjadi.

“Kesurupan roh halus terhadap siswi di sekolah kami terjadi pada Jumat dan Sabtu (12-13/2), namun tidak separah kejadian hari ini,” kata Mahyuddin, salah seorang guru SMK Negeri II Banda Aceh.

Para guru terpaksa mendatangkan lima “orang pintar” untuk mengeluarkan roh halus bagi korban karena jumlah siswi kesurupan mencapai lebih 30 orang.

Kesurupan massal di SMK tersebut mengakibatkan siswi lainnya trauma dan takut masuk ruang kelas, sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah terhenti.(ant)

KOMENTAR