foto by okezone.com

RASA percaya diri para perempuan Indonesia akan kecantikan paras dan tubuhnya ternyata masih lemah. Dari riset yang dilakukan oleh sabun kecantikan Dove, hanya 4 persen perempuan Indonesia yang menyadari kecantikan yang mereka miliki.

“Ternyata mayoritas perempuan tidak melihat diri mereka cantik dan cenderung tidak menyukai penampilan mereka sendiri,” ujar Marketing Manager Skin Cleansing Unilever Indonesia, Eva Arisuci Rudjito, dalam jumpa pers di Hotel Kempinski, Rabu (18/9) lalu.

Eva menuturkan, perempuan selalu merasa dirinya kurang cantik karena anggapan dan ketakutan mereka sendiri akan konsep cantik yang ada di kepala mereka. Padahal,orang lain yang ada di sekitarnya melihat mereka lebih baik dibanding anggapan perempuan itu sendiri.

Rasa minder perempuan Indonesia ini juga kerap dijumpai oleh fotografer Tommy Siahaan. “Meski mereka sudah cantik, mereka selalu minder dan merasa dirinya kurang sempurna,” kata Tommy.

Ia menjelaskan, salah satu budaya yang terasa di Indonesia yang membedakan dengan luar negeri adalah wanita di luar negeri terbiasa untuk menerima pujian. Jika dipuji akan kecantikan parasnya, para wanita itu akan menerima dengan mengucapkan terima kasih.

“Sementara kalau di sini dipuji misalnya mata kamu cantik, dia malah jawab masa sih atau tidak percaya dan bilang yang memuji berlebihan,” katanya.

Suvei yang dilakukan Dove ini dilakukan terhadap 150 wanita Indonesia yang ada di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan lainnya dengan rentang usia 18 tahun ke atas.

Survei ini merupakan rangkaian survei global yang dilakukan oleh Dove di 25 negara dengan melibatkan lebih dari 5000 orang termasuk Indonesia. Riset ini sendiri dilakukan oleh Dove untuk memperdalam pemahaman terhadap hal-hal yang dihadapi perempuan seputar kecantikan. (dove)

KOMENTAR